Tampilkan postingan dengan label Kesehatan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juni 2016

Headlines News :

Informasi Kesehatan Ibu dan Anak - Tips Mengajari Anak Mengatasi Frustasi dalam Hidupnya

Syukur dengan Kehadiran Buah Hati 

Betapa bahagianya kita jika telah diberi amanah buah hati yang lucu dan menggemaskan. Semoga dengan kehadiran buah hati ini akan menghantarkan kita ke surga-Nya Allah SWT. Aamiiin Ya Allah. Pada edisi Informasi Kesehatan Ibu dan Anak kali ini, kita akan mendengar pencerahan dari Ibu Elly Risman seorang Senior Psikolog dan Konsultan UI.

www.indonesia-sehat.com

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi Allah yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri.  Risau kah kita akan banyak kejadian saat ini terutama yang menimpa Vincentius Billy seorang mahasiswa di Universitas ternama tanah air yang ditemukan gantung diri di kamar kosnya. Dia lakukan perbuatan itu karena depresi nilainya anjlok.

Maka renungkan oleh kita bersama-sama.

Jangan memainkan semua peranmu Ayah Bunda

jadi ibu,
jadi koki,
jadi tukang cuci,

jadi ayah,
jadi supir,
jadi tukang ledeng,

Anda bukan anggota Tim SAR
Anak Anda tidak dalam keadaan bahaya.
Tidak ada sinyal SOS !*
Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya.

Contoh :
Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu,
"Sini.....Ayah bantu!"

Tutup botol minum sedikit susah dibuka,
"Sini......Mama saja yang bukakan!"

Tali sepatu sulit diikat
"Sini.....Mama ikatkan ya!"

Kecipratan sedikit minyak
"Sudah sini, Mama saja yang masak!"

Kapan anaknya bisa???

Kala bala bantuan muncul tanpa adanya bencana
"Apa yang terjadi jika bencana benar-benar datang?"

Berikan kesempatan anak-anak untuk menemukan solusi mereka sendiri.

Kesehatan secara psikologis ini memberikan sekedar informasi bahwa kemampuan menangani stress, menyelesaikan masalah dan mencari solusi merupakan keterampilan / skill yang wajib dimiliki.
Dan skill itu harus dilatih untuk bisa terampil.
Skill itu tidak akan muncul begitu saja hanya dengan ucapan Sim salabim!
Kemampuan menyelesaikan masalah dan bertahan dalam kesulitan tanpa menyerah bisa berdampak sampai puluhan tahun ke depan.
Bukan saja bisa membuat seseorang lulus sekolah tinggi, tapi juga harus melewati ujian badai pernikahan dan kehidupannya kelak.
Tampaknya sepele sekarang...
Secara sepele kita berfikir apalah salahnya kita bantu anak?
Tapi jika anda segera bergegas menyelamatkannya dari segala kesulitan yang dialaminya, dia akan menjadi ringkih dan mudah layu serta mudah menyerah.

Sakit sedikit akan mengeluh
Berkelahi sedikit akan minta cerai
Masalah sedikit akan gila
Masalah sepele frustasi
Padahal banyak orang di luar sana yang gigih dalam menghadapi kehidupannya walaupun pahit sekalipun.

Hindari menonton film-film yang sangat membuai terlalu banyak,

Jika Anda menghabiskan banyak waktu,perhatian, dan uang untuk IQ nya, akan habiskan pula hal yang sama untuk AQ nya.

Apakah AQ itu?

ADVERSITY QUOTIENT

Menurut Paul G. Stoltz, ADVERSITY QUOTIENT adalah kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan  dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami. Bukankah kecerdasan ini lebih penting daripada IQ untuk menghadapi masalah sehari-hari?
Perasaan mampu melewati ujian itu luar biasa nikmatnya. Bisa menyelesaikan masalah mulai dari hal yang sederhana sampai yang sulit, membuat diri semakin percaya bahwa meminta tolong hanya dilakukan ketika kita benar-benar tidak sanggup lagi, dan tentunya kita sudah berusaha terlebih dahulu untuk mengatasinya.

So, izinkanlah anak Anda melewati kesulitan hidup...
Tidak masalah anak mengalami sedikit luka, sedikit menangis, sedikit kecewa, sedikit telat, dan sedikit kehujanan. Tahan lidah, tangan dan hati dari memberikan bantuan. Ajari mereka menangani frustasi (masalahnya) sendiri dengan arahan yang benar.

Kalau kita selalu menjadi Ibu Peri atau Guardian Angel bagi dirinya 
"Apa yang akan terjadi jika Kita tidak bernafas lagi esok hari?" Bisa-bisa anak kita ikut mati. Sulit memang untuk tidak mengintervensi, ketika melihat mereka susah, sakit atau perih. Apalagi menjadi orangtua, insting pertama adalah melindungi. 
Jadi melatih ADVERSITY QUOTIENT ini adalah ujian kita sendiri juga sebagai orangtua.

Tapi sadarilah, hidup tidaklah mudah, masalah akan selalu ada.
Dan mereka harus selalu bisa bertahan "hang on" dari kesulitan yang ada. Mereka harus mampu melewati badai, hujan, dan kesulitan yang kadang tidak bisa dihindari.

Peranan ADVERSITY QUOTIENT dalam kehidupan


ADVERSITY QUOTIENT ini lebih dikenal dengan bagaimana kesiapan kita dalam menghadapi tantangan yang cukup berpengaruh dalam kehidupan. Bagaimana seseorang akan sukses jika dia tidak mampu menghadapi tantangan hidup walaupun memiliki IQ tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan meningkatkan ADVERSITY QUOTIENT adalah :

1. Optimis dalam menghadapi sebuah persaingan hidup

 Orang yang selalu optimis dalam hidupnya tentunya akan sukses. Sebagaimana dalam Al Quran surat Az-Zumar ayat 53 yang mengungkapkan ,"Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

2. Kreatif dalam menghadapi Kesulitan Hidup

Manusia diberi akal oleh Allah. Tentunya kreativitas yang muncul dalam keputusasaan akan semakin membuatnya bertahan dalam menghadapi sulitnya kehidupan. Rugilah orang yang langsung berputus asa jika diberi sedikit masalah dalam hidupnya. Yakinlah Allah selalu menolong hamba-Nya mengatasi masalah hidupnya. Sesuai janji Allah bahwa di balik kesulitan itu pasti ada jalan keluar yang begitu dekat.

3. Motivasi yang tinggi

Kemampuan dan keberhasilan dalam mengatasi masalah kehidupan diiringi dengan motivasi yang tinggi. Tanpa motivasi yang tinggi untuk keluar dari masalah hidupnya tidak akan membuat seseorang bertahan mengatasi permasalahannya.

4. Mampu Mengambil Resiko

Respon kita terhadap sebuah kesulitan dengan kesabaran yang tinggi akan membuat permasalahan terasa ringan. Seseorang yang berani mengambil sebuah resiko untuk menghadapi masalah hidupnya, dialah yang beruntung. Dia bisa dikatakan memiliki AQ yang tinggi.

5. Perbaiki Diri (Instrospeksi Diri)

Dengan kesadaran diri akan kesalahannya, mampu membuat masalah terasa ringan. Dan orang yang mampu memperbaiki kesalahannya akan membuat hidupnya menjadi lebih baik. Jika kita termasuk point ini berarti AQ kita sudah cukup baik bahkan bisa lebih tinggi.  Namun jika kita tetap percaya diri dengan kesalahan yang kita buat rugilah kita.


6. Selalu Belajar dalam Hidup

Jika anak-anak atau kita sekalipun dengan  respon yang pesimistis terhadap kesulitan hidup, itu berarti kita tidak akan banyak belajar dari kesalahan yang ada dan kurang sukses dalam menghadapi masa depan. Yuk kita sama-sama belajar menjadi orangtua dan menjadikan anak dan diri kita sendiri menjadi pribadi yang memiliki pola berfikir yang lebih optimis untuk selalu terbuka menerima ilmu baru.


Selamat merenung sobat blogger.
Titip salam untuk anak-anak tercinta.

Artikel Lainnya :
1.Informasi Kesehatan - Tips dan Trik Mengetahui Dominasi Otak Kita dalam Berkarya
2.Informasi Kesehatan Anak - Tips dan Trik Anak Semakin Cerdas dan Hebat

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi :
Triani Mustika
email : triani0409@gmail.com
facebook fanpage :
https://www.facebook.com/pages/Indonesia-Sehat

Jumat, 25 Desember 2015

Headlines News :

Informasi Kesehatan Anak - All About You Kids "Cara Bijak Bicara Seks Pada Anak"

Apa itu Seks?

     Pada edisi Kesehatan kali ini Ayah Bunda akan diajak membahas tentang bicara seks yang bijak pada anak. Menjadi Orang tua adalah sebuah pilihan. Alhamdulillah apabila sebagian besar dari Ayah Bunda sudah diamanahi anak-anak yang lucu dan menggemaskan. Di luar lingkungan Ayah Bunda masih banyak pasangan Ayah Bunda yang sangat mengharapkan kehadiran seorang anak, namun berjalannya waktu, mereka masih diuji untuk belum dikaruniai momongan. Sudah sewajarnya kita bersyukur diberikan nikmat besar berupa anak sebagai titipan yang patut dijaga sebaik mungkin.     

http://problemperilakuanak.blogspot.co.id/indonesia-sehat

Rabu, 23 Desember 2015

Headlines News :

Informasi Kesehatan - Waspada Serangan Jantung

Jangan Anggap Sepele Serangan Jantung

Informasi Kesehatan kali ini membahas penyakit serangan jantung yang sudah sering dialami orang-orang yang memiliki aktivitas tinggi, seperti para selebritis, pengusaha, atau orang kantoran bahkan anak-anak remaja pun ada yang mengalami penyakit ini. Penyakit serangan jantung secara medis dikenal sebagai infark miokard. Istilah infark miokard adalah suatu kondisi dimana pasokan darah yang menuju ke jantung akan terhambat. Hal ini merupakan kondisi medis darurat yang biasanya disebabkan oleh penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lainnya. Gangguan aliran darah ke jantung ini bisa merusak atau menghancurkan otot jantung dan dapat berakibat fatal.

http://www.indonesia-sehat.com/2015/12/informasi-kesehatan-waspada-serangan-jantung.html

Sabtu, 14 November 2015

Headlines News :

Informasi Kesehatan - Tips dan Trik Mengetahui Dominasi Otak Kita dalam Berkarya

Dominasi Otak Kiri dan Otak Kanan Manusia

Sahabat blogger sudah cukup lama tak berjumpa...
Edisi Informasi Kesehatan kali ini kita bahas sama-sama seputar Dominasi Otak Kiri dan Otak Kanan Kita. Nah, Sudahkah sahabat mengetahui kalau masing-masing dari otak kita terbagi 2, otak kanan dan otak kiri, layaknya sebuah timbangan, hampir ga mungkin seimbang otak kanan dan otak kirinya, kemungkinan besar ada yang dominan salah satunya, bisa dominan otak kanan, bisa juga dominan otak kiri.
www.indonesia-sehat.com/dominasi-otak-kiri-dan-kanan


Rabu, 30 September 2015

Headlines News :

Informasi Kesehatan Anak - Tips dan Trik Anak Semakin Cerdas dan Hebat

Halo Ayah Bunda. Apa kabarnya. Semakin banyak populasi manusia di dunia ini tentunya menuntut semua orang untuk bisa semakin cerdas, kreatif, dan hebat dalam menghadapi tantangan zaman. So, edisi Informasi Kesehatan Anak kali ini akan membahas mengenai Tips dan Trik Supaya Anak semakin Cerdas dan Hebat.
Informasi Kesehatan Anak - Tips dan Trik Anak Semakin Cerdas dan Hebat/www.indonesia-sehat.com


Sabtu, 26 September 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan Anak - Pengobatan Penyakit Cacar Air Secara Medis dan Tradisional

Penyebaran Virus Cacar Air

     Akhirnya kedua anak kesayangan sudah terkena penyakit yang cukup mengerikan ini, Cacar air. Apalah mau dikata sering main di luar rumah dan bertemu dengan teman-teman yang baru sembuh dari penyakit ini, walaupun tubuh bersih tetap saja akhirnya terkena juga penyakit ini. Tips Kesehatan Anak kali ini akan membahas tentang Penyakit cacar. Penyakit ini disebut juga varrisellla dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan chicken pox. Ternyata penyakit ini memang sudah ada sejak zaman dahulu kala dan memang terkenal sebagai penyakit yang tingkat penularannya mudah dan cepat. Virus cacar air ini dapat dengan mudah menyebar melalui udara ataupun kontak langsung dengan si penderita cacar kepada seseorang yang pertahanan tubuhnya sedang buruk, seperti kasus kedua anak kesayangan saya.
Tips-kesehatan-anak-kesabaran-menghadapi-penyakit-cacar-air


Minggu, 23 Agustus 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan Anak - Hati-Hati Kejang Demam pada Anak Bunda

Kejang Demam



Halo Ayah Bunda, bagaimana kabar kesehatannya hari ini....semoga sehat selalu yach.  Tips kesehatan anak kali ini kita kupas mengenai kejang demam pada anak. Mudah-mudahan Ayah Bunda tidak melewatkan bahasan kali ini ya. Sebenarnya kejang demam adalah kejang yang murni ditimbulkan oleh suhu tubuh tinggi, bukan kejang yang ditimbulkan oleh infeksi di otak dan susunan saraf pusat (yang salah satu gejalanya demam).

tips-kesehatan-anak-kejang-demam/www.indonesia-sehat.com/

Umumnya penyakit ini lazim ditemui pada anak berusia 6 bulan sampai 5 tahun. Anak yang pertama kali mengalami kejang demam pada usia di bawah satu tahun, kemungkinan 50 % beresiko mengalami ulangan serangan kejang sampai berusia 5 tahun. Anak yang pertama kali mengalami kejang demam pada usia di atas 1 tahun, kemungkinan berpeluang 30 % mengalami kejang serupa untuk kedua kalinya sampai berusia 5 tahun.

Kamis, 06 Agustus 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan Wanita dan Anak- Menangis Terus Menerus pada Bayi Anda berbahayakah??

Kenapa Bayi bisa Terus Menerus Menangis?

www.borakkosong.com/bayi-menangis

     Pada bahasan Kesehatan kali ini, Ayah Bunda akan diajak menyimak kenapa sih ada bayi yang suka menangis terus menerus sampai-sampai Ayah atau Bundanya greget dan gemes menghadapinya. Nah menangis yang terus menerus pada bayi ini ada istilahnya ternyata. Istilah tersebut adalah kolik.


Pengertian Kolik

Kolik adalah keadaan bayi yang menangis seperti kesakitan dan sangat rewel tanpa henti selama berjam-jam. Kadang-kadang kolik juga disertai dengan gerakan lengan dan tungkai meronta-ronta serta kentut berlebihan. Menurut www.mayoclinic.org Kolik adalah kondisi frustasi ditandai dengan periode diprediksi tertekan signifikan secara terus menerus pada bayi yang sehat. Bayi dengan kolik sering menangis lebih dari tiga jam sehari, tiga hari seminggu selama tiga minggu atau lebih. Kolik dapat menyedihkan bagi Ayah Bunda dan bayi itu sendiri. Namun Kolik relatif singkat. Dalam hitungan minggu atau bulan, kolik akan berakhir, dan Ayah Bunda telah berhasil melewati salah satu tantangan besar pertama sebagai orang tua.

Rabu, 17 Juni 2015

Headlines News :

Cara Ampuh Mengasah Kemampuan Visual Anak

Benarkah Mengasah Kemampuan Visual Anak itu Sulit?

Apa Sih Kreatif  itu?

     Siapa sih yang tidak mau memiliki anak kreatif? Pasti kan Ayah Bunda sangat ingin memiliki anak yang kreatif dan sehat. Kemampuan kreativitas anak ini berhubungan erat dengan istilah anak pintar secara visual spasial. Kreatif ini pun berhubungan dengan kemampuan orang berfikir, memulai ide, membentuk konsep dan kemampuan mendapatkan pertanyaan dan jawaban baru. Kreatif berhubungan erat dengan kreatifitas yaitu penemuan ilmiah, imajinasi, dan eksplorasi.

www.indonesia-sehat.com//cara ampuh mengasah kemampuan visual anak

Minggu, 24 Mei 2015

Headlines News :

Cara Mengatasi Anak yang Mulai Kritis terhadap Segala Hal

Kritiskah Anak Bunda?


Cara Mengatasi Anak yang Mulai Kritis terhadap Segala Hal

     Apa kabar Bunda? Mudah-mudahan Bunda dan keluarga sehat selalu ya. Kali ini Informasi Kesehatan yang akan kita bahas sama-sama adalah mengenai Anak Usia Prasekolah dan Usia Sekolah yang mulai kritis.

Cara-mengatasi-anak-kritis-www.Indonesia-sehat.com


Sabtu, 16 Mei 2015

Headlines News :

Cara Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak

Anak Ahli Menguasai Bahasa, Kenapa Tidak?

Apa kabarnya Bunda? Bagaimana kabar anak Bunda? Semoga makin pintar saja ya. Nah Bunda bahasan kali ini adalah bagaimana supaya anak kita selalu memiliki kecerdasan berbahasa yang semakin baik. Kita belajar bersama-sama ya.

Cara-Meningkatkan-IQ-Anak-www.Indonesia-sehat.com

Cara Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak

1. Rangsangan yang Cukup

     Menurut psikolog Dra. Shinto B. Adelar,M.Sc. cara meningkatkan keterampilan berbahasa anak adalah dengan memberikan rangsangan yang cukup kepada mereka. Misalnya dengan sering mengajak anak berbicara, mendengarkan cerita, membiarkan anak mengungkapkan apa saja yang ada dalam pikirannya dan mendiskusikan sesuatu dengan mereka.

2. Sarana yang Mendukung

    Sarana yang mendukung pun turut menentukan anak bisa meningkat atau tidak keterampilan berbahasanya. Namun sarana ini tidak selalu harus mahal. Misalnya, dari buku yang Bunda atau Ayah bacakan, mintalah ia untuk menceritakan dalam bahasanya sendiri. Gunakan perangkat seperti boneka-boneka, robot, ataupun mainan lainnya seolah-olah anak menjadi pelakunya. Bersamaan dengan itu, Bunda juga bisa mengarahkan etika berbicara anak.

3. Pelatihan Khusus

     Pelatihan secara khusus bisa dilakukan bila anak tidak bisa berbicara karena gangguan kesehatan atau psikologis. Misalnya anak autis, anak yang terganggu pendengarannya, atau anak yang sulit mengucapkan kalimat karena ada huruf yang susah diucapkannya. Misalnya tak bisa membedakan R dan L.

4. Pengaruh Lingkungan

    Lingkungan yang bilingual atau multilingual bisa menurunkan keterampilan berbahasa anak, bila tidak diberikan secara teratur. Misalnya, bahasa yang satu digabungkan dengan bahasa lain dalam satu kalimat. Selain akan merusak tata bahasa anak, setiap bahasa memiliki pola yang berbeda. Bila pola bahasa ini dicampuradukkan anak akan bingung. Ia juga sulit menerjemahkan bahasa yang satu ke bahasa yang lain dalam kata atau kalimat yang tepat. Bahkan, anak akan sulit menangkap maksud kalimat yang diucapkan orang lain karena pola kalimat yang dimilikinya sudah tidak beraturan. Misalnya, Bunda mengajarkan kalimat “meminta minum susu” menjadi “mimi cucu ya”. Sebenarnya kalau kita merangsang si kecil untuk mengucapkan kalimat yang benar tentunya itu akan berlangsung terus diingat si kecil sampai tumbuh besar, namun bila informasi yang diberikan salah akan menimbulkan kesalahan yang sulit diubah sampai si kecil tumbuh besar.

5. Pengaruh Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak

    Keterampilan berbahasa anak pun sangat tergantung pada kesehatan fisik dan psikologis anak. Anak yang lahir dengan kelainan seperti autism, down’s syndrome, kelainan otak, atau punya problem pendengaran, akan mengalami kesulitan berbahasa. Anak kesulitan menangkap kalimat yang beredar di sekitar dirinya. Akhirnya ia jadi sulit mengucapkan kata-kata atau kalimat. Begitu juga anak yang mengalami traumapsikologis, seperti kehilangan orangtuanya saat gempa atau bencana lainnya.

     Nah, Bunda ada baiknya mulai usia dini kita biasakan merangsang keterampilan berbahasa anak. Kemampuan berbahasa ini akan membuat anak menjadi tidak takut untuk mengungkapkan keinginannya, mampu mengucapkan kata dan kalimat dengan benar, sederhana hingga yang rumit. Lebih baik Bunda berlama-lama dengan anak daripada anak berlama-lama dengan tontonan televisi yang kadang sulit untuk disaring informasinya yang cocok dengan usia buah hati kita. Selamat mengembangkan kreatifitas dan keterampilan berbahasa si kecil, Bunda. Siapa tahu sudah besarnya anak kita termasuk pemimpin-pemimpin yang berpengaruh di masa mendatang. Aamiiin.



Artikel Lainnya :
1. Tips Kesehatan Wanita dan Anak - Mencerdaskan Anak dengan Mendongeng 
2. Informasi Kesehatan Anak – Cara Menstimulasi Otak Bayi

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi :
Triani Mustika
email : triani0409@gmail.com
facebook fanpage :
https://www.facebook.com/pages/Indonesia-Sehat

Jumat, 08 Mei 2015

Headlines News :

Belajar Matematika itu Bisa dengan Menyenangkan

Belajar Matematika yuk

Sulitkah belajar Matematika?

     Kesehatan Wanita dan Anak kali ini kita membahas tentang belajar matematika ya Bunda. Kadang setiap anak jika dihadapkan dengan pelajaran matematika selalu takut dan menganggap matematika itu sesuatu yang sulit. Namun sebenarnya kemampuan matematika adalah fungsi otak yang dibawa sejak lahir dan mengerjakan matematika merupakan salah satu fungsi hidup, sebab matematika merupakan kegiatan utama sehari-hari. Mau tidak mau, suka tidak suka dalam hidup seseorang pasti akan berhubungan dengan hitung menghitung, matematika yang selalu dianggap sulit.

www.Indonesia-sehat.com-the frisian flag-belajar-matematika-menyenangkan

   Sebenarnya matematika hanya terdiri dari sepuluh simbol dasar, yaitu 1,2,3,4,5,6,7,8,9 dan 0. Tetapi mengapa kita orang dewasa kerap mengalami kesulitan saat mengerjakan matematika jika matematika itu hanya 10 simbol saja. Itu karena otak kita terlambat menerima “pelajaran” matematika.

Pemahaman Keliru tentang Belajar Matematika

   Sebagai orangtua cerdas, janganlah kita melakukan hal yang sama kepada anak-anak dengan sesuatu yang sudah keliru kita peroleh.  Bila kita mengajarkan seorang bayi apa saja jika kita mengajarkannya secara jujur dan berdasarkan fakta, maka lebih mudah mengajarkan fakta apa saja kepada seorang anak satu tahun dibandingkan dengan anak usia tiga tahun dan mengajarkan anak usia tiga tahun lebih mudah daripada anak usia tujuh tahun. Seperti kata “enam” selalu berarti “enam”, begitu pula pengucapannya, kata “mobil” selalu berarti “mobil” begitu pula pengucapannya.
     Kita seringkali keliru memberikan sesuatu yang abstrak kepada anak. Padahal anak-anak jauh lebih mudah mengerti sesuatu yang berdasarkan fakta yang dilihatnya sehari-hari. Dengan kata lain, anak-anak mampu menemukan rumusnya jika kita mengajarkannya sesuai faktanya.
Sebagai contoh mengajar anak lima roti ditambah dua roti sama dengan tujuh roti dengan menunjukkan roti-roti tersebut secara fakta berdasarkan yang mereka lihat bisa lebih mudah dibandingkan hanya mengajarkan anak angka 5 + 2 = 7 tanpa ada yang dilihatnya (secara abstrak).
    Bunda pasti belum percaya ketika dengan sendirinya, anak Bunda akan paham aturan-aturan matematika seperti soal penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan sebagainya. Maka Bunda dan gurunya lah yang berperan penting untuk kemajuan pemahaman anak.
Satu hal yang kerap kita lupakan, semakin dewasa seseorang maka ia akan semakin bijaksana, tetapi semakin muda usia seseorang ia akan sangat mudah / cepat belajar atau menerima fakta-fakta dan mengingatnya. Jadi bila ada yang mengatakan nanti sajalah belajar matematika setelah anak tumbuh besar. Itu sangatlah tidak tepat.

Kemampuan Anak Sungguh Luar Biasa

      Adapun informasi kesehatan di bahasan ini adalah ada 8 hal penting yang perlu kita tahu dan justru sering diabaikan tentang kemampuan anak:
  1. Anak balita dapat menyerap informasi yang luar biasa banyaknya dengan sangat mudah.
  2. Anak balita dapat menyerap informasi dengan kecepatan yang mengagumkan.
  3. Semakin banyak informasi yang diterima anak usia di bawah 5 tahun semakin banyak yang diingatnya dan semakin lama informasi itu bertahan. Misalnya, ia bisa berlari begitu mendengar suara dari televisi apalagi acara kartun kesukaannya.
  4. Anak di bawah 5 tahun memiliki energi yang luar biasa besarnya. Bandingkan saja anak-anak ini tidak pernah mengenal lelah untuk berlarian, berlompatan, bergulingan,memanjat, dan berenang. Bahkan saat perjalanan jauh, anak-anak ini lebih cepat recoverynya dibandingkan orang dewasa.
  5. Anak di bawah 5 tahun memiliki keinginan belajar yang sangat besar. Sudah terbukti, ia akan belajar apa saja dari lingkungannya. Ia dengan cepat bisa meniru ibu berdandan, ia bisa bermain peran menjadi dokter,guru, pengasuh bayi, dan sebagainya.
  6. Anak di bawah 5 tahun selalu ingin belajar membaca.
  7. Semua anak kecil adalah jenius dalam berbahasa. Apalagi jika Bunda terus mendampingi dan mengajarkannya.
  8. Anak di bawah 5 tahun dapat belajar suatu bahasa dengan sempurna dan mampu belajar banyak bahasa lain yang diajarkan kepadanya.

Matematika adalah suatu bahasa dan ia dapat belajar mengucapkan dan membacanya sama baik seperti ia belajar bahasa lainnya. Nah bunda belajar matematika bisa diberikan di usia berapa saja. Bahkan, pada bayi yang baru lahir sekalipun. Namun bila buah hati Bunda saat ini berusia 2-3 tahun bukan berarti Bunda terlambat memberikannya. Tak pernah ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang penting untuk buah hati tercinta.

Kesehatan anak tentunya sangat tergantung dari asupan nutrisi hariannya. Maka asupan nutrisi yang baik akan memudahkan anak untuk menyerap informasi dengan baik pula.  Maka kemampuannya untuk belajar dan memahami matematika pun sangat tergantung dari asupan nutrisi, peran bunda sebagai orangtuanya dan guru-guru di sekelilingnya baik itu di rumah,lingkungan rumah, dan sekolahnya. Sampai ketemu di bahasan lainnya Bunda. Semoga informasi kesehatan dan kecerdasan anak kali ini bermanfaat Bunda.

Artikel Lainnya :
1. Tips Kesehatan - Melatih Imajinasi Anak 
2. Tips Kesehatan – Agar Otak Selalu Sehat dan Fresh

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi :

Triani Mustika
email : triani0409@gmail.com
facebook fanpage :
https://www.facebook.com/pages/Indonesia-Sehat

Jumat, 10 April 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan Anak - Anak Penderita Asma Bisakah Berprestasi?

Anak Penderita Asma Bisakah Berprestasi?

     Banyak orangtua belum memahami asma secara jelas. Akhirnya mereka cemas akan masa depan si anak. Padahal meski tidak bisa disembuhkan, bila ditangani dengan benar, anak penderita asma bisa berprestasi. Jadi kesehatan anak penyandang asma sebenarnya bisa baik bila ditangani dengan benar.

Tips-Kesehatan-Anak-Anak-Penderita-Asma-Bisa-Berprestasi-www.indonesia-sehat.com


Selasa, 17 Maret 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan Wanita dan Anak - Mencerdaskan Anak dengan Mendongeng

Mencerdaskan Anak dengan Mendongeng


Mendongeng yang Benar

     Tips Kesehatan Wanita dan Anak kali ini tentang mencerdaskan Anak  Anda dengan Mendongeng. Setiap orangtua menginginkan anak-anaknya tumbuh cerdas. Namun harapan tersebut tidak akan terwujud apabila orangtua bersikap pasif. Membiarkan anaknya menonton televisi terus menerus dengan suguhan tontonan yang sebenarnya kurang mendidik adalah kesalahan besar. Mulai dengan merengkuh mereka dengan kasih sayang, memberikan stimulasi untuk merangsang kecerdasannya otomatis akan membuat mereka semakin kreatif.

Tips-Kesehatan-Wanita-dan-Anak-Mendongeng-www.indonesia-sehat.com

Jumat, 13 Maret 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan Wanita dan Anak – Rahasia Awet Muda Modern

Rahasia Awet Muda Modern

Pola Hidup Sehat

     Pola hidup sehat dapat menahan proses penuaan selama 30 tahun. Dewasa ini penyakit timbul akibat gaya hidup yang merongrong energi kita, melumpuhkan kita secara dini dan membunuh kita secara perlahan. Gaya hidup ini dapat merusak kesehatan tubuh kita. 


Kesehatan-Wanita-dan-Anak-Rahasia-Awet-Muda-www.Indonesia-sehat.com

Sabtu, 07 Maret 2015

Headlines News :

Informasi Kesehatan Anak – Menghindari Kegemukan Pada Anak

Tujuh Rahasia Menghindari Kegemukan pada Anak Anda


Apakah Anak Anda Dalam Krisis?


     Anak Anda sehat itu hebat. Tapi kalau anak Anda terlalu gemuk itu bisa menimbulkan berbagai penyakit di kemudian hari. Para ahli psikologis klinis dan pediatrik merasa bahwa hampir semua obesitas atau kegemukan pada anak dapat dicegah jika anak diajarkan kebiasaan dasar yang bijak sejak dini, sebelum mereka mendapatkan akses bebas pada makanan dan jadi kecanduan TV. Ternyata kegemukan juga bisa menurunkan kesehatan anak Anda.
Informasi-Kesehatan-Anak-Menghindari-Kegemukan-Pada-Anak-www.indonesia-sehat.com

Informasi Kesehatan Wanita dan Anak – Perlunya Sarapan Pagi

Mulai Hari Anda dengan Semangat


Sarapan Pagi Kenapa Tidak?

     Sarapan pagi yang baik akan membangkitkan energi Anda, meningkatkan rentang perhatian Anda, dan membantu Anda menurunkan berat badan.
Informasi-Kesehatan-Wanita-Anak-Perlunya-Sarapan-Pagi-www.indonesia-sehat.com

Rabu, 04 Maret 2015

Headlines News :

Tips Kesehatan – Kalahkan Kejenuhan atau Lelah

Kalahkan Kejenuhan atau Lelah

Tips-Kesehatan-Kalahkan-Kejenuhan-Atau-Lelah-www.indonesia-sehat.com

     Tips Kesehatan pada edisi kali ini membahas tentang Jenuh, beban berlebih, letih sebagai beberapa kata yang kita gunakan untuk menggambarkan dampak stres dalam hidup kita. Di tengah masyarakat yang dikejar-kejar deadline, sedikit orang yang luput tanpa merasa, setidaknya pada sebagian waktu, bahwa mereka sedang bergumul dengan stres.

Informasi Kesehatan- Nutrisi Modern Amankah?

Nutrisi Modern Amankah?

     Informasi kesehatan yang dibahas pada edisi kali ini adalah tentang gaya hidup masyarakat perkotaan dengan mengkonsumsi makanan modern, apakah aman bagi tubuh? Masyarakat perkotaan dengan tingkat kemakmuran tinggi sedang membayar dengan harga tinggi untuk keistimewaan itu, dalam hal penyakit-penyakit yang tak perlu terjadi,kelumpuhan, dan kematian dini.
Informasi-kesehatan-Nutrisi-Modern-Amankah?-www.indoensia-sehat.com

Sabtu, 21 Februari 2015

Headlines News :

Informasi Kesehatan Anak – Cara Menstimulasi Otak Bayi

Cara Menstimulasi Otak Bayi

Informasi-Kesehatan-Anak-www.indonesia-sehat.com

     Buah hati memang merupakan aset yang sangat berharga dan sudah seyogyanya dijaga dan dirawat dengan perlakuan khusus untuk hasil yang maksimal. Bahkan sejak dalam kandungan, calon bayi sudah dapat merasakan kasih sayang dari orangtuanya. Wujud nyata limpahan kasih sayang orangtuanya pada janin yang berada dalam perut ibunya ini adalah pemberian nutrisi yang lengkap dan stimulus untuk mengoptimalkan pertumbuhan janin dengan memaksimalkan tumbuh kembang otak yang menjadi pusat koordinasi gerak tubuh dan sensorik.